Bangkit dari kubur part sekian... (review selama di alam Offline)

Apa yang kamu pikirkan saat berjalan di tengah-tengah kuburan tiba-tiba ada satu kuburan bergetar hebat dan memunculkan sejumlah tulisan dalam format ASCII? Saya sendiri beranggapan bahwa yang dikubur di bawah situ adalah komputer tua atau apalah, dan itu gak mungkin. Gak mungkin manusia yang beneran bisa gitu, dan gak mungkin juga komputer di kubur ngeluarin artikel, yang ada besi dan mungkin Timbal nya mencemari tanah, Plastiknya tidak bisa diurai alam. Oke itu gak penting banget, tapi begitulah istilah yang saya gunakan untuk menunjukan "Seberapa lama saya gak nulis blog" dan pada hari ini dipagi yang berbahagia akhirnya saya mulai menulis blog lagi! yeeay! --"

Salah siapa saya gak ngeblog lagi? Jawaban nya adalah salah saya sendiri, saya gak seperti dulu yang menjadikan sekolah saya yang di Boarding School (eh, saya masih sekolah disana loh, bukan karna gak lulus SMP,tapi emang lanjut ke SMA) alasan utama saya gak nulis blog lagi. Karenaaaaa sekarang sebenernya saya punya banyak akses dan waktu untuk membuka internet, sibuk? Mungkin iya, apalagi sebentar lagi sekolah saya akan menyelenggarakan acara besar, paling besar yang pernah NFBSL buat (karna emang acara eksternal nya cuman satu dan sekali setahun, hehe) yaitu Camp Da'i Muda 5, ya ini sudah tahun ke-5 penyelenggaraan acara tesebut. Dan secara tidak kebetulan saya jadi bagian Publikasi Dokumentasi dan Dekorasi, (damnit, dapet bagian campur sari lagi), dan otomatis saya harus mengurus ini-itu yang rada memusingkan,contohnya adalah ngepelototin Hosting biar gak kena bajak (Udah ke hack 2
Gue tau apa yang terjadi kalau gue Ans.
kali),memastikan semua data yang bersifat Online berjalan lancar (Email, update web, Formulir Online, Hosting, dll) sampai dengan mendesign ini-itu, membuat membuat promosi, mengatur Social Media dan BLABLABLA. tambah lagi dengan posisi sekolah saya nangkring diatas gunung begitu, perjalanan dari sekolah saya ke Bandung paling cepet biasanya satu jam. Belakangan ini saya juga harus bolak-balik Jakarta-Bandung untuk mengurus Sponsorship bersama Damek. Sebenernya ini semua adalah harapan saya di masa SMP, dulu saya adalaha anak yang jarang pulang ke rumah yang di Jakarta, tiap bulan hanya di jenguk sekali, pulang pas libur aja, jadi saya dulu berangan-angan "kapan ya gue bisa pulang seenak jidat" dan TARAA, saya sekarang pulang se enak jidat, jidat pembimbing OSIS.... Hidup seperti itu tidak sepenuhnya menyenangkan, karena saya jadi sering ketinggalan pelajaran, makin bego, ikut lomba jadi jarang menang (padahal dulu emang sama aja sih), capek, Boros uang ;Bayangin aja Travel Bandung-Jakarta sekali jalan minimal 100 rebo blom lagi ditambah gojek dari NF nya, bisa total 150 ribu sekali jalan, balik ke nf lagi, kali 2 jadi 300 ribu, belom lagi pas di Jakarta, naik angkutan umum, atau bayar bensin motor/mobil (mending pke motor hemat, lah pke mobil, udah boros plus duit toll kadang, dan selalu siapin duit tilang, karna saya belum punya SIM.), banyak beban tanggung jawab, beban liat saingan Akhwat yang desain nya kadang lebih bagus yang memaksa saya dan tim saya buat mikir keras "Gimana biar desain kita lebih bagus", mending berfikir keras untuk improvisasi design, lah kalau mikir keras nya buat ngeliat "Haa, mereka yang bagian ini lebih jelek, haa blablabla" itu lebih miris sumpeh --" .dan yang paling parah, saya jadi jarang Hibernasi di hari Minggu.
Selain sibuk mengurus acara sekolah yang sebentar lagi, saya juga sibuk memikirkan (dan Mewujudkan) masa depan saya, saya sekarang udah kelas 11 SMA (Kalau orang lama bilang nya kelas 2 SMA), jadi saya harus tau apa yang harus saya lakukan dan jadi apa saya minimal 2 tahun kedepan. Gimana caranya saya bisa lulus UN, dan gimana caranya saya bisa masuk ke Fakultas Teknik Elektro ITB (yaa, kalau gak kesampean di UI juga gakpapa sebenernya, tapi janganlah ke India, mau pulang-pulang gue pake sari entar --" ) sedangkan nilai banyak yang sering tertinggal begitu aja. Ranking udah gak sebagus dulu waktu SMP (karna sekarang di angkatan saya sistem ranking di tiadakan, iyalah toh sekelas cmn 11 orang, ranking terakhirnya masih "Terlihat" membanggakan). Selain tuntutan Akademik seperti itu, saya juga punya rasa tanggung jawab untuk menuntaskan hafalan Al-Qur'an saya, dan menjadi Hafidzh. Masa' udah 5 tahun sekolah di Pesantren (a.k.a very Islamic Boarding School) gak kelar-kelaar hafalan nya.
Saya sekarang dan saya dulu sewaktu SMP tidaklah benar-benar sama, tapi sedikit sama :/ cuman sekarang lebih sering "mikirin makhluk halus" yang di seberang sana aja sih, tapi setidaknya itu sebuah bukti bahwa saya gak lagi ngikutin Trend LGBT, saya masih suka cewe, alhamdulillah....
Ada banyak perubahan yang saya alami, dari dalam diri sendiri atau luar. Biarkan lah masa lalu tertinggal tidak terlihat di belakang, dan lihatlah sekarang dan hari esok ku dan kamu nanti. (Itu juga penyebab saya jarang liat Spion kalau berkendara, jarang liat ke belakang)

"Selesai Curhatnya pak?"  "Awas entar kebablasan malah baper!"

Sebelum saya jadi tambah ngawur nulisnya, mending ngomongin resolusi mendatang dan sedikit flashback kebelakang, dikit aja kok. Dimulai dari usaha alibi saya untuk "ngeles" "gue tetep ngeblog kok!"
Karna Kalau membuat Website untuk acara sekolah adalah salah satu kegiatan ngeblog, maka sebenarnya saya sudah mulai ngeblog lagi sejak awal tahun 2016, saya membuat website buat acara sekolah saya berbasiskan Wordpress yang di install di Hosting (Fantastico, Cpanel X) jadi secara gak langsung saya ngeblog juga kan intinya? untuk hasil karya website saya yang benar-benar gak keliatan basisnya wordpress (kecuali di scroll kebawah entar ada tulisan "Powered by Wordpress" di Footer) bisa di buka di www.campdaimuda5.com (Sekalian promosi)

Postingan kali ini selain isinya menjelaskan "Kenapa lu gak pernah nongol lagi!?" dan sedikit curhat, saya juga ingin menceritakan bahwa, Sejak pertengahan tahun 2015 kemarin saya sebenarnya sudah berniat untuk menulis sejenis Catatan perjalanan saya dan angkatan saya selama di Yordania, saya sudah menulis banyak garis besar dari kegiatan saya hari ke hari, seperti menulis diary selama di Yordania yang isinya catatan setiap hari "Gue ngapain, belanja apa, ada fenomena apa, ngeliat apa" dan sejenisnya yang kebanyakan orang tidak mengerti bagaimana cara membacanya dan lebih memilih membaca aksara sirilik daripada tulisan tangan saya. Sekarang saya ingin merangkumnya menjadi sebuah cerita, sebuah Artikel  (yang tentunya bisa dibaca siapa saja, gak perlu belajar aksara apapun kecuali belajar alfabet) yang mempunya bab per bab. Tapi sampai sekarang semua itu belum lah terwujudkan, terus aja ada halangan buat nulis, mulai dari alasan saya yang benar-benar memang sibuk atau alasan seperti males.
Jadi di Postingan kali ini juga saya ingin sekalian mengumumkan bahwa dalam waktu dekat ini saya akan memposting catatan perjalanan tersebut, siapkan diri mu untuk membaca nya karena mungkin gak bakal ada yang tertarik untuk baca jikalau saya yang menulis dengan tatanan bahasa Indonesia acak kadut begini. Sejak pulang dari Yordania, Bahasa Indonesia saya makin gak jelas, lupa banyak kosakata, lupa banyak tatanan. Saya berfikir salah satu cara untuk memperbaiki nya kembali adalah dengan banyak menulis, di blog, buku catatan, atau bahkan di Meja kelas.
Untuk yang belum tau sama-sekali bahwa Januari sampai Juni tahun lalu saya pergi ke Yordania untuk Homestay bersama 102 teman saya, bisa langsung aja cek Social Media kami.
Kami mempunya hashtag di Instagram yang sangat khas, dimana selama kami di Yordania kami selalu Posting foto di Instagram dengan Hashtag itu, yaitu #5throad2jo yang sekarang dilanjutkan adek kelas dengan Hashtag gak jauh beda, #6throad2jo.
atau seperti biasa bisa liat di Facebook saya, facebook.com/ikhwanulmuslim/photos disana ada banyak album selama di Yordania, mulai dari gersang nya Gurun Rum (Wadi Rum) hingga dingin nya salju -15 Derajat Celcius di Kota Amman, Jordan.

Sekian dari saya, doakan saya tetap bisa update blog ini lagi, seperti dulu kala....

Share:

0 komentar