Say No To Valentine

Kali ini saya ingin membahas topik yang sedikit lebih Frontal. Hassle
Kenapa Valentine? Karena Sebentar lagi biasa nya orang-orang merayakan Valentine,agar kita sebagai orang muslim tidak salah tanggap tentang event ini,mari kita simak salah satu hasil wawancara dengan salah satu ustadz tentang Valentine dalam pandangan ISLAM. OK OK

Valentine?

Valentine adalah hari kasih sayang bagi orang non-muslim, sedangkan Islam melaksanakan hari kasih sayang setiap hari. Kita tidak boleh melaksanakan atau ikut-ikutan dalam merayakan Valentine, karena kita hanya melaksanakan apa yang diperintahakan oleh Allah SWT dan Rosul-Nya.

Mari kita lihat, dari awal mula sejarah Valentine. Sejarah singkat awalnya dimulai dari Santo Valentino, dia adalah orang Yahudi dan berpacaran dan melakukan hubungan di luar nikah. Sekarang, pada saat hari Valentine, remaja di luar sana berkencan dan melakukan pergaulan bebas lalu bisa melanjutkan menjadi hubungan di luar nikah, atau hanya sekedar berpacaran. Jadi kalau kita ikut-ikutan dalam Valentine, berarti kita sudah mengikuti langkah atau tradisi orang Yahudi. Ya, tujuan mereka yaitu untuk menjerumuskan generasi muda ke arah yang salah. Menurut Ustadz Dedi Supriyadi sebagai narasumber, Valentine itu tidak berguna karena islam berkasih sayang setiap hari, sedangkan mereka (yang merayakan valentine) hanya berkasih sayang pada hari itu saja, besoknya mungkin saja terjadi pertikaian.

Valentine juga hal yang kecil tapi akhirnya menjadi besar karena melalui media massa. Itu juga sama saja kita membesarkan Yahudi, kalau kita ikut merayakan valentine.

Narasumber: Ust.Dedi Supriyadi (Kepala SMP NFBSLembang)

Oleh: Ikhwanul Muslim & Farras (Jurnalistik Team NFBSLembang)

Terimakasih telah membaca,mohon maaf bila ada salah kata.

Share:

0 komentar